PRO PATRIA ET ECCLESIA (Renungan hari Selasa, 02 Juni 2020) MARKUS 12:13-17

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” Mereka sangat heran mendengar Dia. (Mrk 12:17)

Para sahabat GPS yang terkasih.

Kemarin, 01 Juni, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah kesempatan untuk menyegarkan kembali perjalanan hidup kita sebagai warga negara dalam jalan yang satu yaitu pancasila.

Pada hari ini, jebakan orang Farisi dan Herodian diubah Yesus untuk menunjukkan sikap politis dan keagamaan-Nya yang jelas. Bagi Yesus, kaisar atau negara yang telah menciptakan dinar sangat layak memperolehnya kembali dalam rupa pajak. Hal ini dapat diberi arti secara luas, bahwa sebagai warga negara, kita mesti berkontribusi secara positif dalam hidup berbangsa dan bernegara dengan menjadikan pancasila sebagai dasar harapan dan pergerakan kita setiap hari. Lebih dari itu, diri manusia juga adalah “dinar” atau “gambar dan tulisan Allah”. Maka sikap keagaman Yesus juga sangat jelas. Kita mesti mampu memberikan diri kita juga kepada Allah.

Tentu, pemberian diri ini juga mengikuti kaidah agama yang memiliki nada dasar yang sama, yaitu cinta. Jadi pemberian diri kepada Allah dalam bentuk bom bunuh diri atau ujaran kebencian kepada sesama, sama sekali tidak benar, karena bertentangan dengan cinta.

Para sahabat GPS yang terkasih.

Sebagai orang Indonesia yang beragama Katolik, ingatlah, bahwa diri kita memiliki identitas sebagai warga negara dan warga kerajaan Allah. Maka pantaslah kalau kita hidup “Pro Patria et Ecclesia” (Demi Bangsa dan Gereja).

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s