SUPAYA MEREKA SEMUA MENJADI SATU (Renungan hari Kamis, Paskah VII, Tahun A, 28 Mei 2020). Injil Yohanes 17:20-26

supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. (Yoh 17:21)

Para sahabat GPS yang terkasih.

Akhir-akhir ini, penginjil Yohanes menginformasikan kepada kita isi utama doa Yesus kepada Bapa, yaitu supaya kita semua menjadi satu dan model kesatuan yang diharapkan, sama seperti persatuan Allah Tritunggal Mahakudus yang didasari oleh kasih.

Pengalaman dosa dan kejahatan memang selalu menempel dalam pengalaman manusia saban hari. Tetapi, pengalaman ini bukan menjadi alasan bagi kita untuk meninggalkan persatuan dengan sesama dan dengan Allah. Allah memiliki perekat yang mampu mempersatukan kita. Perekat itu adalah pengampunan dan pengampunan itu, hanya ada dalam kasih.

Paus Fransiskus, dalam homili Pentakosta tahun 2017, mengatakan bahwa “pengampunan adalah karunia untuk tingkatan yang tertinggi; ia adalah kasih yang terbesar”. Siapa yang mampu mengampuni, dia telah mengungkapkan kasih yang terbesar.

Para sahabat GPS yang terkasih.

Kepongahan manusia dalam aneka masalah sering kali menutup pintu pengampunan, sehingga persatuan dalam kasih hanya menjadi tawaran yang dikesampingkan. Marilah kita merendahkan hati, sebab relasi yang baik hanya ada dalam persatuan kasih dan pengampunan adalah obat, jika sesekali relasi itu terluka.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s