ROH KUDUS SELALU MEMBUAT KITA BERSATU DALAM ALLAH (Renungan hari Selasa Paskah VI, 19 Mei 2020). YOHANES 16:5-11

Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; (Yoh 16:8)


Para sahabat GPS yang terkasih.

Akhir-akhir ini, Yesus mewartakan kehadiran Roh Kudus. Bagi Yesus, misi keselamatan tidak hanya berhenti pada peristiwa kebangkitan. Misi keselamatan terus berlanjut sampai akhir zaman. Oleh sebab itu, kehadiran Roh Kudus amat penting untuk menuntun para Rasul dan para murid Kristus pada kebaikan dan kebenaran hidup.

Kita menyadari bahwa kita memang sangat mudah berbalik pada dosa dalam keseharian hidup. Namun, kita bersyukur, karena kita memiliki Roh Kudus yang menginsafkan kita dari dosa. Dengan demikian, hidup tanpa dosa memang sebuah kemustahilan, tetapi siapa yang membuka hati pada karya Roh Kudus akan diantar pada pertobatan, pada persatuan dengan Allah.

Para sahabat GPS yang terkasih.

Yesus, dalam Injil hari ini, sangat mengharapkan kita sebagai Gereja bersatu dalam Dia. Perpisahan fisik bukanlah alasan untuk meninggalkan satu dengan yang lain. Jarak yang tak terseberangi  bukanlah alasan untuk melupakan kenangan kasih yang penuh pengorbanan. Physical distancing bukanlah alasan untuk tidak berkomunikasi lagi.

Pada masa pandemi covid-19 ini, Yesus meminta kita untuk insaf dari segala dosa untuk memperbaiki relasi kita dengan sesama dan dengan Allah. Physical distancing dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) adalah kesempatan bagi kita untuk merenung diri. Dan biarkan hidup dituntun oleh Roh Kudus kepada Sang Kebenaran.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s