YESUS MENJANJIKAN ROH KUDUS (Renungan Hari Senin Paskah V, Tahun A, 11 Mei 2020. YOHANES 14:21-26

tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” (Yoh 14:26)

Selamat berjumpa kembali para sahabat GPS yang terkasih.

Setiap kali kita meninggalkan keluarga, komunitas, kampung, atau kota tertentu, kita meninggalkan kenangan. Ada kenangan yang indah dan ada juga kenangan yang buruk. Ada kenangan percakapan dan ada juga kenangan perilaku. Kenangan inilah yang membuat kita susah move on. Sedikit banyak orang meninggalkan nomor HP agar selalu berkomunikasi. Tidak sedikit juga, khususnya di komunitas atau keluarga, meninggalkan foto, pakaian, atau barang tertentu supaya selalu dikenang, bahwa dia atau mereka pernah berbagi kasih di sini.

Bacaan Injil suci ini mengungkapkan bahwa sebentar lagi Yesus harus meninggalkan para Rasul. Situasi diliputi kesedihan, sebab mereka memiliki kenangan bersama, baik di waktu senang maupun di waktu susah. Namun, Yesus tidak meninggalkan materi tertentu. Dia hanya meninggalkan sabda Allah. Dia juga meninggalkan Ekaristi sebagai kenangan kasih Allah bagi dunia. Lebih dari itu, Dia meninggalkan sebuah janji bahwa Penghibur, yaitu Roh Kudus akan datang untuk mengajarkan para Rasul dan untuk merawat kenangan para Rasul bersama Yesus.

Para sahabat GPS terkasih.

Roh Kudus sudah, sedang, dan akan selalu bekerja dalam diri Gereja. Gereja bertahan dari zaman kekaiseran hingga zaman demokrasi ini, karena Roh Kudus. Dia yang mengajarkan kita untuk senantiasa menjadikan Yesus sebagai jalan, kebenaran, dan hidup agar kita dapat sampai pada “Rumah Bapa”, rumah cinta kasih, di mana semua orang mempunyai tempat tinggal yang nyaman dalam hati kita dan dalam Allah.

Pada masa kesusahan ini, Yesus mengajak kita untuk membuka diri terhadap karya Roh Kudus. Dia akan mengajarkan kita, bagaimana seharusnya menjadi murid Kristus di masa pandemi covid-19 ini. SEMOGA.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s