TUHAN MEMILIKI SEGALANYA (Renungan Hari Sabtu Paskah IV, Tahun A, 09 Mei 2020) Injil Yohanes 14:1-14

dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. (Yoh 14:13)

Selamat berakhir pekan para sahabat GPS terkasih. Apa kabar hari ini? Semoga selalu sehat dan sukses yah.

Setiap kali kita berdoa, hampir pasti kita selalu mengungkapkan permohonan. Kita memohon kepada Tuhan, agar Dia menjawab harapan atau kerinduan hati kita. Entah itu harapan untuk sembuh, harapan untuk selalu sehat, harapan untuk sukses, maupun kerinduan agar pandemi covid-19 segera berakhir.

Dalam setiap bahasa permohonan, kita serentak diantar pada kenyataan diri sebagai makhluk terbatas. Kita memiliki keterbatasan dalam hal berpikir, berkata-kata, bertindak, serta keterbatasan ruang gerak dan waktu. Oleh sebab itu, pantaslah kalau kita mengarahkan hati kita hanya pada Allah.

Mengapa harus hanya pada Allah? Karena Dia bersifat tak terbatas. Dalam Dia semuanya ada, kecuali keburukan. Dialah sumber segala yang ada, termasuk segala yang indah, kebaikan, dan kebenaran.

Tindakan Yesus yang meminta kita melakukan pekerjaan-Nya, bukan karena Dia bersifat terbatas atau karena Dia tidak mampu, tetapi agar kita bersatu dalam Allah yang memiliki segala jawaban dari setiap permohonan kita, serta agar kita berpartisipasi dalam karya keselamatan Allah bagi dunia.

Para sahabat GPS terkasih. Di tengah pandemi covid-19 ini kita diundang untuk tiada hentinya memohon dalam doa, agar masa kesusahan ini segera berakhir. Selain itu, kita juga diundang membuka hati terhadap bisikan permintaan Yesus untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya, misalnya memberitakan kebenaran, bukan hoaks; memberi dengan tulus, bukan supaya di upload ke medsos; bertindak dengan iktikad baik, bukan sekadar prank untuk menambah subscribe dan viewers di Youtube; serta mengikuti protokol kesehatan.

Bersama Bunda Maria kita bersama-sama memohon kepada Putra-Nya di Bulan Maria ini, agar masa kesusahan ini segera berakhir.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s