JANGANLAH GELISAH (Renungan Jumat Paskah IV,08 Mei 2020. Yohanes 14:1-6)

“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku”. (Yoh 14:1)

Para sahabat GPS yang terkasih.
Biasanya, kegelisahan membuat kita tidak sungguh-sungguh hidup dalam sukacita di waktu sekarang, karena kehidupan kita selalu dibayang-bayangi oleh pengalaman masa lalu yang tidak beres dan dihantui oleh masa depan yang masih abu-abu.

Yesus tahu, pengalaman Golgota masih membayang-bayangi para Rasul. Pengalaman traumatis tersebut membuat mereka tidak percaya diri dan gelisah menghadapi masa depan. Untuk itu, Yesus menguatkan kepercayaan mereka dengan mengalihkan titik fokus hidup. Bukan pada masalah, tetapi pada Allah.

Dalam Injil Yohanes ini, Yesus jelaskan bahwa dalam Allah Bapa ada rumah dengan banyak tempat tinggal. Rumah Bapa dengan banyak tempat tinggal ini melambangkan gambaran lama tentang kepenuhan dalam kehidupan kekal. Dan untuk sampai pada rumah Bapa, Yesus mengajak para Rasul untuk percaya kepada-Nya sebagai jalan, kebenaran, dan hidup.

Yesus sungguh menyiapkan mereka untuk menjadi Rasul yang militan. Rasul yang siap maju ke masa depan, ke medan kehidupan yang penuh tantangan, untuk memastikan kedaulatan Allah/kedaulatan cinta kasih, sungguh berdaulat dalam hati setiap insan. Dan kali ini, Yesus menyiapkan hati mereka bukan dengan perintah, tetapi dengan janji akan rumah Bapa.

Para sahabat GPS terkasih. Berkat pembaptisan, kita sudah memilih Yesus sebagai jalan, kebenaran, dan hidup. Dan berkat pembaptisan juga kita berhak untuk tinggal dalam rumah Bapa kelak. Untuk itu, Yesus meminta kita untuk memercayakan diri hanya pada Allah. Bukan pada persoalan, tetapi rahmat Allah. Bukan pada dosa, tetapi pertobatan untuk kembali pada Yesus jalan yang benar. SEMOGA.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s