RENUNGAN HARI SABTU PASKAH III/A, 02 MEI 2020, PW ST.ATHANASIUS, YOHANES 6:60-69

Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; (Yoh 6:68)

Para sahabat GPS yang terkasih.

Pada hari ini, Gereja Katolik memperingati St. Athanasius, Uskup dan Pujangga Gereja. Beliau dikenal sebagai “Bapa Ortodoksi“ karena perjuangannya yang besar dalam menentang ajaran-ajaran sesat yang berkembang pada masa itu, terutama aliran sesat Arianisme. Dan beliau juga dikenal oleh Gereja sebagai pembela ajaran Tritunggal Mahakudus dan misteri Penjelmaan Sabda menjadi Manusia. Beliau setia menjadi rasul Kristus pada zamannya hingga tanggal 2 Mei 373, dia meninggal dunia.

Perjuangan Athanasius untuk membela ajaran keallahan Yesus selalu ditantang oleh aliran Arianisme yang mengingkari Yesus adalah Tuhan. Bahkan, sedikitnya lima kali, ia terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari kepungan musuh-musuhnya.

Para sahabat GPS yang terkasih.

Hidup hanya untuk Tuhan memang tidaklah mudah. Bahkan, tidak sedikit para murid Yesus dahulu undur diri. Bahkan kepada para rasul, Yesus katakan, “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” (Yoh 6:67).

Menarik bahwa Petrus mengungkapkan iman kerasulannya yang tegas, “kepada siapa kami akan pergi?”. Petrus mengungkapkan bahwa hanya kepada Yesus Putra Allah, mereka mengarahkan hati dan hidup mereka. Inilah sikap iman yang dipilih Petrus, ketika alam kebebasan selalu dibuka oleh Yesus.

Yesus tidak pernah memaksa kita menjadi murid-Nya atau rasul-Nya. Dia memberi ruang kebebasan agar kita memilih. Ketika kita memilih Dia, kita akan berjalan bersama-Nya menuju hidup kekal, meskipun kita harus melewati pintu yang sempit atau jalan salib yang penuh derita.

Akhirnya, selamat menjadi murid atau rasul Kristus di masa sulit ini. St. Athanasius dan St. Petrus telah memberi teladan keimanan mereka kepada Anda dan saya. Berjanjilah pada diri untuk tidak pergi dari Tuhan, entah ketika kita senang, maupun ketika kita berada dalam situasi sulit. Selamat berakhir pekan, Selamat Hari Pendidikan Nasional. Tuhan memberkati.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s