RENUNGAN HARI KAMIS PASKAH III/A, 30 APRIL 2020, YOHANES 6:44-51

Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. (Yoh 6:50)

Para sahabat GPS yang terkasih. Apa kabar hari ini? Semoga selalu sehat yah.

Salah satu faktor dasar yang memungkinkan kita dapat bertahan hidup sekian tahun di atas muka bumi ini, yaitu faktor makanan. Faktor inilah yang mendorong kita bekerja. Dengan makanan tersebut, kita dapat bekerja lagi untuk memperoleh makanan. Hal ini berlangsung terus-menerus sampai akhir hayat.

Itu berarti makanan jasmani ini hanya kita butuhkan selagi kita bernapas. Dan setelah segalanya berhenti dan kita dinyatakan meninggal dunia, kebutuhan ini pun berhenti. Untuk melukiskan hal ini, Yesus dalam Injil hari ini mengatakan, “Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati.” (ayat 49). Oleh sebab itu, Yesus menawarkan diri-Nya sebagai makanan, manna baru, bagi Anda dan saya.

Sebagaimana kita bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan jasmani kita, sepanjang waktu, kita juga diundang untuk memenuhi kebutuhan rohani kita sepanjang masa hidup dengan menjadikan Kristus sebagai sumber dan tujuan hidup kita.

Tentu hal ini tidaklah mudah, sebab tawaran roti dunia sering kali membuat kita mengabaikan tawaran Sang Roti hidup. Tetapi, tidak juga berarti tidak dapat. Kita diundang oleh Yesus untuk tidak hanya bekerja untuk makanan yang dapat binasa, tetapi juga makanan yang tak dapat binasa.

Itu berarti dalam segala kelimpahan atau kekurangan, kita diundang untuk tetap mengungkapkan kasih kepada sesama dan kepada Allah. Jangan tunggu nanti, sebab masa depan itu hanya terdiri dari kemungkinan, bukan sebuah kepastian. Akhirnya, salam sehat dan Tuhan memberkati.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s