RENUNGAN HARI KAMIS PASKAH II/A, 23 APRIL 2020 KISAH PARA RASUL 5:27-33 YOHANES 3:31-36

Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya. (Yoh 3:36)

Para sahabat yang terkasih. Apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia yah.

Pada zaman ini, apapun yang kita pikirkan, apapun yang kita rasakan, apapun yang kita lihat, dan apa pun yang kita miliki dapat kita bagikan ke medsos. Dan tanggapan dari warganet pun bermacam-macam. Hal ini menandakan bahwa kita sebagai manusia memiliki kebebasan.

Namun, kebebasan yang diinginkan oleh semua orang adalah kebebasan yang bertanggung jawab. Itu berarti dalam alam kebebasan itu kita mesti menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Sebab, pribadi dengan hak yang tanpa batas akan mudah menjadi monster bagi yang lain. Dan pribadi yang hanya memiliki kewajiban dengan sendirinya menjadi budak bagi sesama.

Pada hari ini, para rasul membagikan segala hal yang mereka saksikan, tentang Yesus yang telah bangkit, kepada warga Yerusalem. Namun, kebebasan ini ditentang oleh Imam Besar. Entah para Rasul, entah Imam Besar, mereka telah mengungkapkan hak dan kewajiban mereka. Namun, ada satu hal mendasar yang diungkapkan oleh Petrus dan Para Rasul, “Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia”. (Kis 5:29)

Pendapat Petrus dan Para Rasul ini mengafirmasi kesaksian Yohanes Pembaptis dalam Injil hari ini. Bahkan buah dari sikap percaya dan sikap taat kepada Kristus akan memperoleh hidup. Itu berarti, sikap iman yang benar selalu terarah kepada kehidupan yang baik di bumi dan di surga kelak. Sikap iman yang salah, ketika atas nama Allah kita melestarikan budaya kematian.

Akhirnya, marilah pada masa pandemi covid-19 ini, kita diundang untuk taat kepada Allah. Allah yang menginginkan kita hidup baik di bumi dan di surga. Salam sehat. Tuhan memberkati.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s