RENUNGAN HARI SABTU DALAM OKTAF PASKAH/A, 18 APRIL 2020. KISAH PARA RASUL 4:13-21, MARKUS 16:9-15

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. (Mrk 16:15)

Selamat berjumpa kembali para sahabat GPS yang terkasih. Apa kabar hari ini? Semoga selalu sehat yah.

Berita penampakan Tuhan menjadi “trending topic” di minggu ini. Keempat Penginjil mengisahkannya secara kreatif dengan sudut pandang yang beragam, sehingga kita memiliki pemahaman yang memadai tentang penampakan tersebut.

Pada hari senin, 13/04, Matius menginformasikan bahwa Maria Magdalena bersama perempuan-perempuan lain menjadi saksi pertama kebangkitan Tuhan. Selanjutnya, pada hari selasa, 14/04, Yohanes mengabarkan bahwa Yesus membuka pikiran Maria Magdalena, sehingga dia mampu mengenal Yesus yang sedang bercakap-cakap dengan dirinya, serta mewartakan sukacita perjumpaan itu kepada para murid Yesus. Lebih jauh lagi, hari Rabu, 15/04, Lukas memberitakan Yesus yang menampakan diri kepada kedua Murid di jalan ke Emaus. Kedua murid ini menjadi saksi pertama dari kalangan para Rasul. Dan pada hari Kamis, 16/04, Lukas juga menceritakan bagaimana Yesus menampakan diri kepada para murid yang sedang “di rumah saja”, di Yerusalem. Seterusnya, hari Jumat, 17/04, Yohanes mengabarkan bahwa Yesus menampakan diri kepada para murid di pantai danau Tiberias.

Pada hari ini, Markus menginformasikan penampakan Yesus di tengah-tengah para murid. Ada dua pesan penampakan tersebut. Pertama, Yesus mencela ketidakpercayaan para murid terhadap beberapa penampakan Yesus kepada beberapa orang. Kedua, Yesus berpesan agar mereka pergi. Berani keluar untuk bersaksi.

Satu hal sederhana yang dapat kita petik dari Injil di akhir pekan ini, bahwa kita dipanggil menjadi saksi Kristus. Kita siap menginjili sesama dengan perkataan dan teladan hidup (Bdk. Kesaksian Petrus dan Yohanes dalam pertama hari ini). Namun, kita juga mesti membuka diri untuk diinjili oleh sesama, konteks hidup, dan karya Roh Kudus yang senantiasa membarui Gereja Kristus.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s