RENUNGAN HARI KETIGA DALAM OKTAF PASKAH/A, 15 APRIL 2020. LUKAS 24:13-35

Tetapi mereka sangat mendesakNya, katanya: “Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam.” Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka. (Luk 24:29)

Selamat Pesta Paskah sahabat yang terkasih. Semoga selalu sehat di hari ketiga dalam oktaf Paskah ini.

Setelah Yesus menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena dan perempuan yang lain, kini giliran para murid menyaksikan Kristus yang hidup. Injil Lukas, pada hari ini, menuliskan bahwa Yesus menampakkan diri kepada dua murid di jalan ke Emaus, serta menyinggung sedikit bahwa Yesus juga menampakkan diri-Nya kepada Simon.

Dalam penampakkan Yesus kepada kedua murid di jalan ke Emaus, Yesus menggunakan Ekaristi. Dalam Ekaristi inilah, mata kepala dan mata hati mereka terbuka, bahwa lelaki yang berjalan bersama-sama dengan mereka adalah Yesus yang hidup. Di Emaus itulah, di sebuah rumah, Yesus mengadakan Ekaristi yang pertama setelah Ia bangkit.

Dari Injil Lukas ini, kita mendapat secuil gambaran, bahwa Ekaristi bukan hanya sebuah kenangan, tetapi sarana perjumpaan yang paling istimewa antara Gereja dengan Kristus yang adalah Kepala Gereja. Dalam Ekaristi, Yesus menunjukkan ke-Mesias-an diri-Nya dengan mengorbankan tubuh-Nya dan darah-Nya untuk keselamatan kita.

Saudara-Saudari terkasih. Walaupun akhir-akhir ini, karena wabah covid-19, kita hanya merayakan Ekaristi melalui sarana televisual dan siaran internet langsung (bukan rekaman), kita yakin bahwa Yesus mampir ke rumah atau komunitas kita masing-masing, untuk memberi komuni spritual bagi umat-Nya. Oleh sebab itu, pada masa sulit ini, bersama Kleopas dan murid yang lain itu, kita mengundang Yesus untuk tinggal di rumah kita masing-masing, “Mane nobiscum Domineā€ (Tinggallah bersama kami, ya Tuhan).

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s