RENUNGAN HARI KAMIS DALAM OKTAF PASKAH/A, 16 APRIL 2020 LUKAS 24:35-48

dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. (Luk 24:47-48)

Para sahabat yang berbahagia. Pada hari yang keempat dalam oktaf Paskah ini, Lukas menuliskan penampakan Yesus di antara para murid-Nya. Para murid, yang sebelumnya hanya mendengar kisah penampakan Tuhan dari Maria Magdalena, beberapa perempuan, Simon, serta kedua murid di Emaus, kini menyaksikan sendiri penampakan Tuhan Yesus.

Yesus membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengenal Dia dan mengenal isi kitab suci. Namun, tugas kemuridan mereka tidak cukup sekadar memahami hal-hal itu, tetapi Yesus mendorong mereka mewartakan pertobatan dan pengampunan kepada segala bangsa. Titik startnya, Yerusalem.

Yerusalem. Kota dengan sejuta kenangan. Kota yang pernah membuat para murid bangga saat Yesus disoraki “Hossana Putra Daud”. Kota yang pernah membuat mereka juga kocar-kacir, ketika Yesus diserahkan kepada imam-imam kepala oleh Yudas Iskariot. Kota Yerusalem ibarat “virus yang menakutkan” yang membuat para murid, bunda Maria, serta perempuan yang lain “Tinggal di rumah saja”.

Namun, Yerusalem Baru hanya bisa dikunjungi, kalau para murid siap melewati Yerusalem dunia yang penuh dengan tantangan. Yerusalem Dunia yang sulit bertobat, walaupun Allah yang diimaninya adalah Allah yang Maha Pengampun.

Itulah tantangan para murid Kristus, termasuk kita saat ini. Namun, baiklah, sebelum kita mengajak orang lain bertobat, kita mesti menunjukkan tanda-tanda pertobatan terlebih dahulu. Itulah Paskah bagi kita. Itulah teladan kemuridan yang paling nyata.

Penulis: risnomaden88

Lahir di Manggarai Barat, Reweng, 04 Juni 1988, anak pertama dari empat bersaudara. Ayah bernama Mateus Maden (+) dan mama bernama Lutgardis Nggale. Riwayat Pendidikan, pembinaan, dan tugas: 1993-1994: TK St. Familia Wae Nakeng. Tahun 1994-2000: SDI Wae Nakeng. Tahun 2000-2003: SMPN 1 Lembor. Tahun 2003-2007: Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo (KPB Angkatan I) & SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo. Tahun 2007-2008: TOR Lela, Maumere. Tahun 2008-2012: Studi Filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Tahun 2012-2014: TOP di SMP-SMA YPPK Seminari Petrus van Diepen Sorong, Papua Barat. Tahun 2014-2016: Studi S2 Teologi di STFK Ledalero. Pada tanggal 05 Juni 2016: Tahbisan Diakon di Ritapiret. Tanggal 18 November 2016: Tahbisan Imam di Gereja Katedral Ruteng. Tahun 2016-2017: menjadi Pastor Rekan di Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu. Tahun 2017 sampai 2019: menjadi Pastor Rekan di Paroki Katedral Ruteng. Sejak tanggal 29 September 2019 hingga saat ini menjadi Pastor Paroki Santa Maria Bunda Segala Bangsa Narang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s